DestinasiNewsSumatera Utara

Sandiaga Uno Bicara Soal Medan The Kitchen of Asia

MEDAN – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mendukung gagasan Medan The Kitchen of Asia. Ia meyakini kuliner dengan kisah sejarah di balik makanan akan menjadi magnet wisata Kota Medan.

Saat melakukan kunjungan ke Kota Medan, ia mendatangi Rumah Tjong A Fie dengan didampingi Walikota Bobby Nasution. Rumah di Jalan Jenderal Ahmad Yani itu, didirikan pada 1900. Bangunan tua yang kini ditempat keluarga Tjong A Fie itu masuk dalam cagar budaya dan kerap dikunjungi wisatawan.

Tjong A Fie (1860-1921) adalah saudagar ternama di Kota Medan. Ia merantatau ke Sumatera saat berusia 18 tahun dari Provinsi Guangdon, Tiongkok.

Ia kemudian menjadi saudagar yang dikenal multientis dengan merangkul segala lapisan tanpa pandang bulu. Ia juga dermawan dengan memberi banyak sumbangan ke orang tak berpunya juga mendirikan masjid.

Sikap yang menjunjung keragaman itu terlihat dalam rumahnya. Tak hanya berarsitek Tionghoa di atap kecil rumah tapi juga ada nuansa Eropa di rumah itu.

Dinding rumah dipenuhi foto dan silsilah keluarga hingga pengujung bisa belajar sejarah keluarga saudagar terkenal itu hingga sejarah kota Medan.

Lalu di bagian tengah ada ruang terbuka yang membuat lantai dua dan sisi belakang rumah terlihat. Di lantai dua ada ruang-ruang khusus tempat ia menerima tamunya, mulai dari Sultan Deli, penguasa Belanda hingga tamu umum.

Dalam kunjungan itu, Menteri Sandiaga Uno dan Walikota Medan Bobby Nasution, dijamu keluarga Tjong A Fie. Sejumlah menu yang dihidangkan anatara lain kari kambing dan roti cane.

Menparekraf menilai kuliner dan cerita sejarah seperti Tjong A Fie menjadi daya tarik pariwisata Medan.

“Magnet Kota Medan itu adalah kuliner yang dilengkapi dengan cerita sejarah, seperti seorang pemimpin dari Tiongkok yang 100 tahun lalu meninggal, namun meninggalkan keberagaman,” katanya.

BACA JUGA :  Nikki Peucang, Resort Keren di Tengah Alam Liar

“Orang yang berkunjung ke destinasi super prioritas Danau Toba, harus berkunjung ke Kota Medan,” tambahnya.

Menurut Walikota Bobby Nasution, Medan tak memiliki kekayan alam yang bisa menjadi daya tarik wisatawan. “Tapi Medan punya kuliner yang dikenal masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Belajar dari Tjong A Fie yang meninggalkan semangat keberagaman suku, ras dan agama, Bobby Nasution menyebut nilai itu juga menjadi daya tarik Medan. “Kita akan coba menyatukan etnis di Kota Medan menjadi suatu solusi wisata melalui kuliner Kota Medan,” katanya (*/yp)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close