Rendang Jadi Andalan “Indonesia Membumbui Dunia”

  • Bagikan
Rendang kuliner khas Sumatera Barat / Foto : shutterstock
Rendang kuliner khas Sumatera Barat / Foto : shutterstock

PAYAKUMBUH – Siapa yang tidak kenal rendang, kuliner khas Sumatera Barat yang sudah mendunia. Makanan ini ditetapkan sebagai produk andalan dalam Indonesia Spice Up The World atau Membumbui Dunia yang bertujuan lebih memperkenalkan kuliner Indonesia ke manca negara.

“Kita gerak cepat dan kita langsung konkret setelah rakor yang dilaksanakan minggu lalu. Kita dorong bersama ‘The City of Rendang’ agar dapat langsung mengambil tempat di ‘Indonesia Spice Up The world’,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi salah satu sentra Industri Kecil Menengah (IKM)  Rendang di Kota Payakumbuh Sumatra Barat, Kamis (22/4).

Di Payakumbuh terdapat 23 IKM binaan pemkot yang mendapat pendampingan, mulai dari produksi hingga kemasan. Menparekraf pun menilai rendang yang dihasilkan para IKM telah memiliki nilai produksi dan daya saing yang cukup tinggi.

Langkah yang akan dijalankan Kemenparekraf dalam mempromosikan rendang ke depan, produk IKM dari Kota Payakumbuh ini akan dipromosikan di Dubai dalam Expo tahun ini. Melalui program lintas kementerian/lembaga ini, bumbu-bumbu dan kuliner Indonesia diharapkan dapat semakin dikenal dan diminati masyarakat internasional.

Selain juga akan melibatkan para pelaku UMKM di sini dalam program pendampingan dan peningkatan kapasitas yang dimiliki Kemenparekraf. Program pendampiingan meliputi digital marketing terintegrasi, perluasan pasar ke marketplace, konsultasi pengelolaan bisnis, konsultasi keuangan, juga bedah desain kemasan.

Kontribusi kuliner terhadap PDB nasional sendiri adalah yang terbesar diantara subsektor ekonomi kreatif lainnya. Tercatat, kontribusi kuliner sebesar 27,5 miliar dolar AS dengan serapan tenaga kerja sebanyak 2,2 juta orang.

“Saya minta sentra-sentra IKM seperti ini bersiap-siap karena kita akan melakukan gerakan kolosal Indonesia incorporated untuk mendukung produk ekonomi kreatif khususnya kuliner. Beberapa kali rendang berada di posisi teratas dan kita sudah tetapkan rendang sebagai top of the list,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

BACA JUGA :  PPKM, Blitar Tutup Semua Tempat Wisata

Melihat produk rendang dari IKM di Payakumbuh yang siap jual, Sandiaga juga mendorong masyarakat dapat menjadikan produk-produk tersebut menjadi buah tangan atau bingkisan lebaran.

Seperti diketahui, pemerintah menerbitkan kebijakan pelarangan mudik guna menekan penyebaran COVID-19. Produk-produk ekonomi kreatif hasil UMKM ini diharapkan dapat menjadi pengganti silaturahmi bagi keluarga di waktu lebaran.

“Kemasannya sudah bagus, dan ini termasuk salah satu produk ekonomi kreatif yang nantinya kita harapkan mengisi parcel-parcel lebaran. Pemerintah dalam beberapa hari kedepan akan memfinalisasi kebijakan subsidi ongkir (ongkos kirim) bekerja sama dengan Kem Kementerian Perdagangan. Dalam beberapa hari ke depan akan kita umumkan hasilnya,” kata Sandiaga.***

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *