BaliDestinasiNews

Libatkan Desa Wisata, Bali Siap Jadi Destinasi Wisata Kesehatan

BALI – Berjuluk Pulau Dewata, Bali tak hanya indah. Tempat ini juga menyimpan banyak potensi, termasuk potensi pengobatan tradisional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pun mencanangkan Bali sebagai destinasi wisata berbasis kesehatan atau edical tourism.

“Kita mencanangkan wisata berbasis kesehatan. Ini sebagai upaya pilar menebar semangat di tengah pandemi, dan pasca-pandemi ini kita bisa jadi juara untuk mencetak pemenang,” kata Sandiaga usai berdiskusi dengan civitas Universitas Udayana dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di Kabupaten Badung.

“Ini yang akan kita ubah mindset ini, “Bangga buatan Indonesia” artinya bangga berwisata medis di Indonesia,” sambung Sandiaga.

Menurutnya, lewat kerja sama antara Kemenparekraf, Universitas Udayana, serta Pemerintah Daerah (Pemda), Bali akan bisa menjadi lokasi rujukan layanan medis. Ini seperti yang terjadi di Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok maupun Penang, dan Malaysia.

Sandiaga menyebut sebagai destinasi wisata berbasis kesehatan, Bali memiliki beragam kelebihan. Terlebih bila melibatkan desa wisata yang menyajikan beragam pengobatan tradisional khas Nusantara.

Di sisi lain, suasana alam nan indah di Bali akan memberi ketenangan batin bagi orang yang berobat.

Sandiaga juga berharap healing tourism tak hanya melibatkan desa wisata tapi juga ada pendekatan kekuatan pengobatan tradisional.

Untuk mewujudkan semua itu, Sandiaga berharap ada kerja sama seluruh pihak, terlebih soal pembangunan rumah sakit khusus berskala internasional. Ia juga meyakini Bali sebagai destinasi wisata kesehatan akan menyerap tenaga kerja. ***

BACA JUGA :  Pondok Merapi Selo, Homestay Murah Panorama Mewah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close