DestinasiHOMENews

Dilarang Mudik, Kunjungi Destinasi lokal Aja

JAKARTA – Pemerintah secara resmi melarang mudik pada libur lebaran tahun ini. Namun Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan masyarakat tetap bisa mengunjungi destinasi lokal yang ada di sekitar lingkungan rumah untuk mengisi liburan.

Hal ini untuk mendukung  sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.. Momen libur lebaran sangat dinantikan para pelaku parekrah untuk mendulang peluang. Namun, Sandiaga tetap mendukung penuh keputusan pemerintah melarang mudik untuk menekan penyebaran Covid 19.

Menparekraf meminta pelaku usaha tetap optimistis di tengah upaya pemerintah mempercepat pelaksanaan vaksinasi guna terciptanya herd immunity sehingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif benar-benar pulih.

“Masyarakat dapat memilih destinasi yang personalize, customize, localize dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin. 3M dan 3T ini semua dilakukan secara konsisten,” kata Sandiaga di Jakarta Rabu (30/3).

Begitu juga dengan ekonomi kreatif, masyarakat dapat mengkonsumsi produk ekonomi kreatif tanah air dengan memaksimalkan platform digital dimana saat ini sudah semakin banyak pelaku ekonomi kreatif tanah air yang beralih ke platform digital.

“Dari segi ekonomi kreatif, akan ada adaptasi. Karena tidak bisa langsung tatap muka dengan keluarga, bisa dikirim dengan produk-produk ekonomi kreatif yang dikirim dengan memaksimalkan platform digital. (Sehingga) pelaku ekonomi kreatif tetap bisa mendapatkan manfaat positif,” ujarnya.

Kemenparekraf dikatakannya akan menjalankan program-program yang dapat membantu industri.

“Begitu keluar larangan mudik, saya meminta beberapa jajaran saya untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak yang saat sekarang membutuhkan sentuhan (soal) apa yang dibutuhkan,” kata Menparekraf Sandiaga.***

 

BACA JUGA :  Budug Asu, Wisata Alam Favorit Arek Ngalam
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close