Candi Cetho, Keindahan di Lereng Gunung Lawu

  • Bagikan
Candi Cetho di lereng Gunung Lawu di Karanganyar, Jawa Tengah./foto: instagram pesonacagarbudaya
Candi Cetho di lereng Gunung Lawu di Karanganyar, Jawa Tengah./foto: instagram pesonacagarbudaya

JAKARTA – Indonesia kaya akan peninggaan budaya. Termasuk Candi Cetho yang ada di lereng Gunung Lawu di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecaatan jenawi, Kabupate Kranganyar, Jawa Tengah.

Candi yang didga dibangun pada era Majapahit di abad 15 Msehi ini berada di ketinggian 1496 m di atas permukaan laut. Candi bercorak Hindu ini berada di ketinggian 1496 m di atas permukaan laut dan menjadi tempat bertapa penganut kepercayaan asli Jawa tau yang kerap disebut denga Kejawen.

Saat ditemukan candi hannya berupa reruntuhan batu pada 14 teras atau punden bertingkat yang memanjang dari barat yang posisinya paling rendah ke timur. Saat ini hanya ada 13 teras, dan pemugaran dilakukan pada sembilan teras saja. Struktur ini memunculkan dugaan sinkretisme kultur asli nusantara dengan Hinduisme.

Pemugaran pada akhir 1970-an. Meski dianggap tak sesuai aslinya naun teras bersusun itu tetap dipertahankan. Beberapa objek baru hasil pemugaran yang dianggap tidak original adalah gapura megah di bagian depan kompleks, bangunan-bangunan dari kayu tempat pertapaan, patung-patung yang dinisbatkan sebagai sandapalon, nayagenggong, brawijaya V, serta phallus bangunan kubus pada bagian puncak punden.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar Rina Iriani (2003-2008) dengan alasan menyemarakkan gairah keberagamaan di sekitar candi, menempatkan arca Dewi Saraswati sumbangan Kabupaten Gianyar pada timur kompleks candi, pada punden lebih tinggi daripada bangunan kubus.

Bagaimanapun, candi ini begitu menarik. Arsiteknya yang indah menunjukkan seni yang tinggi. Taks edikit wisatawan menjadikannya obyek pemotretan.

Lokasinya yang tinggi membuat pengunjung bisa melihat pemandangan di sekitarnya dengan leluasa. Indah! ***

Reporter : yp

BACA JUGA :  Sejarah Terbentuknya Kota Yogyakarta
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *